Karena di tahap seleksi awal yang dilakukan adlaah pemeriksaan kelengkapan administratif. Walaupun formulir hebat, tapi kalau ada syarat yang kurang, bisa gugur. Saya pernah dua kali menjadi salah satu anggota tim seleksi beasiswa, yaitu untuk Singapore International Foundaton (SIF) Fellowship dan Program Pertukaran Antar Negara (PPAN). Tim seleksi menerima banyak sekali aplikasi, sedangkan di lain pihak, hanya tersdia beberapa tiket beasiswa saja. Apa yang mereka lakukan keteika menyeleksi formulir yang masuk?
Tidak ada jalan lain, tim harus menyaring aplikasi melalui seleksi administratif yang teknis sekali. Kalau misalnya ada persyratan yang kurang, walau esai dan CV nya bagus, maka dengan berat hati akan masuk ke tong sampah.
Jangan hanya karena hal administratif kita masuk tong sampah. Karena itu, sebelum mengirimkan lamaran, periksa lagi isi amplop satu per satu. Buat check list-nya. Kalau perlu ada mata kedua yang ikut memeriksa , sehingga kita benar-benar yakin lengkap. Lalu pastikan tidak melewati deadline yang sudah ditetapkan. Kalau takut terlambat karena sudah benar-benar dekat waktunya, silakan diantar sendiri ke alamt pengiriman.
Pages
- Home
- Sekolah Ke Luar Negeri Gratis, Mungkinkah?
- Dari Mana Mulai Berburu Beasiswa?
- Beasiswa Itu Untuk Lulusan Apa Saja?
- Beasiswa Untuk Profesi Apa Saja Yang Tersedia?
- Kiat Mengisi Formulir Beasiswa
- Kiat Ampuh Menghadapi Tes Dan Wawancara
- Hari Pengumuman, Lalu Apa?
- Hidup Dan Kuliah Ditempat Orang
- Selepas Lulus Kuliah, Ke Mana?
- Sumber Beasiswa Dari Berbagai Negara
Ahmad Fuadi lahir di Bayur Maninjau, Sumatera Barat, 30 Desember 1972 adalah novelis, pekerja sosial dan mantan wartawan dari Indonesia. Novel pertamanya adalah novel Negeri 5 Menara yang merupakan buku pertama dari trilogi novelnya. Karya fiksinya dinilai dapat menumbuhkan semangat untuk berprestasi. Walaupun tergolong masih baru terbit, novelnya sudah masuk dalam jajaran best seller tahun 2009. Kemudian meraih Anugerah Pembaca Indonesia 2010 dan tahun yang sama juga masuk nominasi Khatulistiwa Literary Award, sehingga PTS Litera, salah satu penerbit di negeri jiran Malaysia tertarik menerbitkan di negaranya dalam versi bahasa melayu. Novel keduanya yang merupakan trilogi dari Negeri 5 Menara, Ranah 3 Warna telah diterbitkan sejak 23 Januari 2011 dan novel pamungkas dari trilogi ini, Rantau 1 Muara, diluncurkan di Washington DC secara simbolis bulan Mei 2013. Fuadi mendirikan Komunitas Menara, sebuah yayasan sosial untuk membantu pendidikan masyarakat yang kurang mampu, khususnya untuk usia pra sekolah. Saat ini Komunitas Menara punya sebuah sekolah anak usia dini yang gratis di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.